Makeup & Kecantikan

Mantan Finalis Puteri Indonesia Diduga Operasi Kecantikan Ilegal, Korban Alami Cacat Permanen

img-1777645257-59879e3fc1cee18e

Beauty Besties, lagi-lagi dunia kecantikan digemparkan kabar kurang sedap nih. Kali ini datang dari dugaan praktik dokter kecantikan ilegal yang melibatkan mantan finalis ajang bergengsi. Yuk, kita kupas tuntas biar kamu makin waspada!

Kronologi Mengerikan: Dari Cantik Impian Jadi Cacat Permanen

Cerita ini bermula dari seorang wanita bernama Novalinda Simamora (38) yang jadi korban. Ia tergiur dengan iming-iming klinik kecantikan bernama Klinik Arauna Beauty di Pekanbaru, yang ternyata dijalankan oleh Jeni Rahmadial Fitri (JRF), mantan finalis Puteri Indonesia 2024 asal Riau.

Awal Mula Ketertarikan: Janji Manis di Media Sosial

Novalinda ini awalnya tahu soal Klinik Arauna Beauty dari media sosial. Duh, suka banget kan kita lihat hasil-hasil glowing kayak di luar negeri gitu? Nah, Nova pun terpesona melihat unggahan perawatan seperti facelift dan eyebrow lift yang bikin ngiler.

HARUS BACA:  Kulit Kuning Langsat dan Sawo Matang, Warna Shade Makeup Apa yang Cocok?

Ditambah lagi, klinik ini nawarin diskon yang lumayan banget! Dari harga awal Rp 27 juta, bisa jadi cuma Rp 9 juta per tindakan. Wah, siapa sih yang nggak tergoda coba?

Kesepakatan dan Perawatan yang Menyesatkan

Akhirnya, Nova menghubungi pihak klinik lewat WhatsApp. Setelah sepakat, ia langsung bayar DP Rp 2 juta, sisanya nanti setelah perawatan. Terus, cewek yang tinggal di Batam ini terbang ke Pekanbaru buat menjalani dua tindakan sekaligus: tarik alis dan wajah. Total biayanya sih sekitar Rp 16 juta.

Yang bikin ngeri, Nova bilang kalau yang melakukan tindakan itu adalah JRF sendiri, yang ngaku-ngaku sebagai dokter. Tapi ya gitu deh, muka pelaku ketutup masker terus selama perawatan, jadi Nova nggak kenal.

Dampak Mengerikan: Luka dan Cacat Permanen

Alih-alih dapat hasil yang memuaskan, Nova justru mengalami hal yang nggak diinginkan. Wajahnya malah luka parah, alisnya terbelah, sampai infeksi bernanah di kepala kiri dan kanan! Parahnya lagi, pas Nova coba hubungi klinik, dia cuma disuruh bersihin luka pakai air infus. Ya ampun!

HARUS BACA:  Cara Mendapatkan Tampilan "No- Makeup" Makeup yang Sempurna

Kondisinya makin memburuk sampai harus operasi lagi di Batam. Tragisnya, Nova dilaporkan mengalami cacat permanen. Rambut di beberapa bagian nggak tumbuh lagi, dan dampaknya ke psikologisnya juga besar banget, Beauty Besties.

Upaya Pertanggungjawaban dan Jalur Hukum

Nova udah coba minta pertanggungjawaban dari JRF. Si JRF ini bahkan pernah samperin Nova di Batam buat minta maaf, terus nawarin ganti rugi. Tapi anehnya, ganti ruginya cuma alat klinik dan mobil yang ternyata masih kredit. Gimana coba?

Karena nggak ada itikad baik lagi, Nova akhirnya mengambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian ini ke jalur hukum. Kabar terbaru, JRF udah ditangkap sama Polda Riau atas dugaan praktik kecantikan ilegal. Kita doakan aja ya, semoga kasus ini segera tuntas dan pelaku dapat hukuman yang setimpal.

Pelajaran Berharga untuk Kita Semua

Kasus ini jadi pengingat penting buat kita semua, Beauty Besties. Jangan mudah tergiur dengan tawaran diskon besar atau hasil yang terlihat terlalu sempurna di media sosial. Selalu pastikan:

  • Klinik kecantikan yang dituju itu legal dan punya izin resmi.
  • Dokter atau terapis yang menangani punya sertifikasi dan keahlian yang jelas.
  • Jangan ragu bertanya sedetail mungkin tentang prosedur, risiko, dan produk yang digunakan.
HARUS BACA:  Obsesi Kecantikan Modern: Sisi Gelap 'The Beauty' & 'The Substance'

Keselamatan dan kesehatan kita nomor satu, ya! Jangan sampai demi cantik sesaat, malah berakhir dengan penyesalan seumur hidup.

Sudah dicek langsung oleh ahlinya
Fatmawati Tahir - Chief Editor & Master Hairstylist SalwaSalon

Fatmawati Tahir

Chief Editor & Master Hairstylist, SalwaSalon


“Saya udah baca tips di artikel ini sebelum tayang, supaya aman dan benar-benar cocok kamu coba di rumah.”

Lebih dari 20 tahun menata rambut, dari bangku pelatihan Rudy Hadisuwarno hingga mengajar sebagai educator & trainer di Makarizo Indonesia.

Kenalan dengan Fatmawati →
Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID | EN