Hai Bestie Salwa! Dalam tahapan perawatan kulit harian, toner sering kali dianggap sepele padahal memegang peranan krusial sebagai jembatan penyeimbang kondisi kulit setelah mencuci muka. Namun, banyak pemula yang masih bingung membedakan antara Exfoliating Toner dan Hydrating Toner.
Menggunakan toner yang keliru pada kondisi kulit yang sedang iritasi atau memakai keduanya secara terbalik bisa merusak sawar kulit (skin barrier) dan memicu bruntusan meradang. Yuk, pahami perbedaan mendasar dari kedua jenis toner ini agar kulitmu glowing maksimal!
Perbedaan Mendasar Exfoliating Toner vs Hydrating Toner
1. Fungsi Utama pada Lapisan Kulit
Exfoliating toner bertugas meluruhkan sel kulit mati dan membersihkan sisa sebum yang menyumbat pori. Sebaliknya, hydrating toner berfungsi mengembalikan kelembapan air (hidrasi) yang hilang dan menyeimbangkan kembali pH alami kulit.
2. Kandungan Bahan Aktif Utama
Exfoliating toner diformulasikan dengan asam kimiawi seperti AHA (Glycolic Acid, Lactic Acid), BHA (Salicylic Acid), atau PHA. Sedangkan hydrating toner kaya akan bahan humektan penenang seperti Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid), Gliserin, Ceramide, Centella Asiatica, dan Panthenol.
3. Frekuensi dan Waktu Pemakaian
Hydrating toner aman dan wajib digunakan dua kali sehari (pagi dan malam). Sementara exfoliating toner cukup digunakan 2 hingga 3 kali seminggu pada malam hari saja untuk mencegah over-eksfoliasi.
4. Cara Pengaplikasian ke Wajah
Exfoliating toner biasanya dituangkan pada kapas tipis lalu diusap sangat lembut searah tekstur kulit. Hydrating toner paling baik dituangkan langsung ke telapak tangan bersih lalu ditepuk-tepuk hangat ke seluruh wajah.
Jeda Waktu Penetrasi Asam Sebelum Hidrasi:
“Banyak pemula melakukan kesalahan dengan langsung menepuk-nepukkan hydrating toner sesaat setelah mengusapkan exfoliating toner berbahan AHA atau BHA. Asam eksfoliasi membutuhkan waktu sekitar 60 hingga 90 detik pada tingkat pH rendah untuk melarutkan ikatan sel kulit mati dan minyak di mulut pori. Jika langsung ditimpa cairan pelembap yang kaya humektan, pH asam akan ternetralkan sebelum sempat bekerja maksimal. Berikan jeda sejenak hingga cairan eksfoliasi mengering alami di wajah, barulah lapisi dengan hydrating toner berbahan ceramide atau centella asiatica untuk mengunci hidrasi secara optimal.” — Fatmawati Tahir
Urutan Pemakaian yang Tepat Saat Menggunakan Keduanya
Cuci muka dengan sabun lembut > Aplikasikan Exfoliating Toner dengan kapas > Beri jeda 1 menit > Aplikasikan Hydrating Toner berlapis > Kunci dengan Pelembap krim (Moisturizer).
Pertanyaan Seputar Toner Wajah (FAQ)
Apakah kulit berjerawat boleh menggunakan exfoliating toner?
Sangat boleh! Pilihlah exfoliating toner berkandungan BHA (Salicylic Acid) karena mampu larut dalam minyak dan menembus ke dalam folikel pori yang meradang.
Bolehkah memakai exfoliating toner di pagi hari?
Sebaiknya gunakan di malam hari karena asam eksfoliasi meningkatkan fotosensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Jika terpaksa di pagi hari, wajib lapisi dengan sunscreen SPF 50.
Apakah metode ‘7 Skin Method’ boleh memakai exfoliating toner?
Sama sekali tidak boleh! Metode 7 lapis toner hanya boleh menggunakan hydrating toner bebas alkohol agar kulit kenyal dan terhidrasi mendalam.
Tinggalkan Balasan