Skincare & Wajah

10 Model Gaya Rambut Mullet Pria Paling Populer: Dari Modern Mullet, Fade Mullet, hingga Shaggy Edgy

10 Model Gaya Rambut Mullet Pria Populer, Nyentrik Abis

Hai Bro dan Bestie Salwa! Gaya rambut *mullet* yang sempat melegenda di era tahun 80-an kini kembali menjadi tren besar di kalangan pria modern di seluruh dunia. Dengan sentuhan teknik cukuran barbershop terkini, potongan rambut dengan ciri khas bagian depan dan samping yang rapi namun bagian belakang memanjang ini tampil jauh lebih modis dan berkarakter.

Daftar Isi

Kelebihan utama gaya rambut mullet adalah kemampuannya menonjolkan fitur garis rahang sekaligus memberi kesan *edgy* yang maskulin. Yuk, intip 10 variasi potongan rambut mullet kekinian yang bisa kamu jadikan referensi potongan rambut barumu!

1. Modern Mullet: Rapi dan Proporsional untuk Keseharian

Versi modern ini memiliki perbedaan panjang rambut yang tidak terlalu kontras antara depan dan belakang. Bagian samping dicukur rapi tipis, sementara rambut belakang jatuh sedikit melewati garis leher.

2. Fade Mullet: Gradasi Sisi Samping yang Tajam

Mengombinasikan teknik *skin fade* atau *drop fade* di pelipis samping dengan juntaian rambut di bagian tengkuk. Potongan ini sangat bersih dan cocok untuk gaya pria urban.

3. Wolf Cut Mullet: Sentuhan Layer Bertekstur Korea

Banyak digandrungi anak muda, model ini mengandalkan teknik guntingan *shaggy* berlapis yang memberikan volume alami pada rambut bagian atas dan ekor belakang yang meruncing.

4. Curly Mullet: Menonjolkan Keindahan Rambut Ikal

Buat kamu yang memiliki rambut ikal bergelombang, potongan mullet memberi tekstur alami yang sangat artistik tanpa membuat kepala terasa gerah.

HARUS BACA:  Hijab Pashmina Crinkle: Tutorial Mudah untuk Tampil Chic

5. Textured Crop Mullet

Memadukan poni depan berpotongan rata bertekstur (*French crop*) dengan ekor rambut belakang yang dibiarkan memanjang santai.

6. Undercut Mullet: Kontras Garis yang Tegas

Bagian pelipis dicukur habis dengan teknik undercut bersih, menciptakan batas kontras yang sangat maskulin dengan rambut bagian atas dan belakang.

7. Slicked-Back Mullet: Gaya Rocker Klasik

Rambut bagian atas disisir rapi ke arah belakang menggunakan pomade berdaya rekat sedang, menghasilkan penampilan formal bernuansa retro.

8. Asymmetrical Mullet: Unik dan Penuh Karakter

Potongan dengan variasi panjang berbeda di satu sisi pelipis untuk kamu yang menyukai tampilan berani dan berbeda dari yang lain.

9. Punk Mullet: Sentuhan Warna Rambut Berani

Mullet tajam bertekstur *spiky* yang dipadukan dengan sentuhan warna pirang (*bleached*) atau abu-abu perak di ujung helai rambut.

10. Low Taper Mullet: Aman untuk Lingkungan Kantor

Gradasi tipis hanya pada garis jambang dan bawah telinga, menjadikannya opsi paling aman untuk pria yang ingin mencoba gaya mullet namun tetap harus berpenampilan rapi di tempat kerja.

HARUS BACA:  5 Pilihan Sabun Wajah Lemon Terbaik untuk Kulit yang Bersinar

FAQ Seputar Gaya Rambut Mullet Pria

Berapa panjang rambut minimal yang dibutuhkan untuk mulai memotong gaya mullet?

Panjang rambut bagian belakang minimal mencapai 5 hingga 7 cm agar kapster barbershop dapat membentuk proporsi ekor mullet yang seimbang.

Produk penata rambut apa yang paling cocok untuk gaya Modern Mullet?

Gunakan *hair clay* bertekstur matte atau *sea salt spray* untuk memberikan volume dan tekstur acak alami tanpa membuat rambut terasa kaku atau berminyak.

Bentuk wajah apa yang paling cocok dengan potongan rambut mullet?

Mullet sangat cocok untuk bentuk wajah oval, kotak, dan segitiga terbalik karena ekor rambut di bagian belakang membantu menyeimbangkan garis leher.

Sudah dicek langsung oleh ahlinya
Fatmawati Tahir - Chief Editor & Master Hairstylist SalwaSalon

Fatmawati Tahir

Chief Editor & Master Hairstylist, SalwaSalon


“Saya udah baca tips di artikel ini sebelum tayang, supaya aman dan benar-benar cocok kamu coba di rumah.”

Lebih dari 20 tahun menata rambut, dari bangku pelatihan Rudy Hadisuwarno hingga mengajar sebagai educator & trainer di Makarizo Indonesia.

Kenalan dengan Fatmawati →
Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID | EN