Stop Salah Penanganan! Ini 5 Penyebab Utama Rambut Rontok & Solusi Nutrisinya
Anda sudah mencoba berbagai shampoo, tonik, dan serum anti-rontok, tapi rambut Anda terus menipis. Setiap keramas, lantai kamar mandi dipenuhi rambut. Ini adalah tanda bahwa Anda ‘salah’ fokus. Anda sibuk mengobati ‘gejala’ (rambut yang jatuh), bukan ‘penyebab’ masalahnya.
Rambut rontok yang parah (lebih dari 100 helai sehari) seringkali merupakan sinyal dari ‘dalam’ tubuh Anda. Mengganti shampoo tidak akan menyelesaikan masalah hormonal atau kekurangan gizi. Sebelum Anda menghabiskan lebih banyak uang untuk produk eksternal, mari kita diagnosis 5 penyebab internal paling umum dari rambut rontok.
Penyebab 1: Hormon (Telogen Effluvium & Androgenetic Alopecia)
Telogen Effluvium: Ini adalah kerontokan ‘reaktif’. Terjadi akibat ‘kejutan’ pada tubuh Anda, seperti: melahirkan, stres berat (kehilangan pekerjaan, putus cinta), demam tinggi, atau operasi. Tubuh Anda ‘memaksa’ rambut masuk ke fase istirahat (Telogen) lalu rontok 3 bulan kemudian. Kabar baik: ini bersifat ‘sementara’.
Androgenetic Alopecia (Pola Kebotakan): Ini adalah kerontokan ‘genetik’. Hormon DHT (dihidrotestosteron) pada pria dan wanita ‘mengecilkan’ folikel rambut hingga mati. Pada pria, terlihat dari ‘garis rambut M’. Pada wanita, terlihat dari ‘penipisan’ di area belahan rambut.

Penyebab 2: Stres Kronis (Kortisol Tinggi)
Stres fisik dan emosional melepaskan hormon ‘kortisol’. Tingkat kortisol yang tinggi secara terus-menerus dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut, mendorongnya ke fase Telogen (rontok) lebih cepat.

Penyebab 3: Kekurangan Nutrisi (Diet Ketat)
Rambut Anda terbuat dari protein dan membutuhkan ‘makanan’. Jika Anda sedang diet ketat, defisit kalori, atau pola makan buruk, tubuh Anda akan ‘menghemat’ nutrisi. Kebutuhan organ vital (jantung, otak) akan didahulukan, dan ‘rambut’ (yang tidak vital) akan dikorbankan. Ini adalah penyebab paling umum yang sering diabaikan.
Solusi Nutrisi: “Bahan Bakar” Penumbuh Rambut
Percuma memakai tonik mahal jika ‘pabrik’ rambut Anda (folikel) tidak punya ‘bahan baku’. Fokus pada 4 nutrisi ini:
1. Zat Besi
Kenapa: Zat besi membantu sel darah merah membawa ‘oksigen’ ke akar rambut. Kekurangan zat besi (anemia) adalah penyebab utama rontok pada wanita (akibat menstruasi).
Sumber: Daging merah, bayam, hati ayam, telur.

2. Protein (Keratin)
Kenapa: Rambut Anda ‘terbuat’ dari protein (keratin). Jika asupan protein Anda rendah, tubuh tidak bisa ‘membangun’ rambut baru.
Sumber: Telur, dada ayam, ikan, tahu, tempe.
3. Zinc & Biotin
Kenapa: Zinc (Seng) berperan dalam ‘perbaikan’ jaringan rambut. Biotin (Vit. B7) membantu produksi keratin.
Sumber: Tiram, biji labu (Zinc); Kuning telur, kacang-kacangan (Biotin).

4. Omega-3
Kenapa: Asam lemak ini ‘melumasi’ kulit kepala, mencegahnya kering dan mengurangi peradangan folikel.
Sumber: Ikan salmon, sarden, chia seeds, walnuts.

Jika kerontokan Anda parah, segera temui dokter atau dermatologis untuk tes darah. Anda mungkin perlu suplemen zat besi atau biotin dosis tinggi. Mengobati rambut rontok adalah maraton, bukan sprint. Mulailah perbaiki ‘dari dalam’ hari ini.






