Tren Kecantikan

PhotoVogue Festival: Bicara Serius Soal Perempuan & Seni, Ini yang Perlu Kamu Tahu!

Beauty Besties, siap-siap dapat insight keren! PhotoVogue Festival baru aja dibuka dengan obrolan seru yang bikin kita mikir lebih dalam soal peran perempuan di dunia seni. Dari mode sampai museum, semuanya dibedah habis, lho!

  • Diskusi PhotoVogue Festival fokus pada representasi, kepengarangan, dan masa depan seni yang lebih inklusif.
  • Para pembicara menggali bagaimana institusi seni dapat mengatasi ketidakseimbangan historis dan mendukung talenta perempuan.
  • Festival ini membingkai isu-isu penting mengenai peran perempuan dalam membentuk pengetahuan budaya dan ekosistem artistik.
  • Panel seni visual juga mengeksplorasi makna tubuh perempuan sebagai ruang simbolis dan pengalaman hidup yang kompleks.
  • Karya seni yang ditampilkan melihat tubuh perempuan sebagai arena mitos, ritual, kerentanan, dan transformasi yang terus menerus dibentuk.

Pembukaan PhotoVogue Festival: Membongkar Peran Perempuan dalam Seni dari Berbagai Sisi

PhotoVogue Festival resmi dibuka nih, Beauty Besties, dengan sebuah percakapan mendalam yang menghadirkan tiga tokoh keren di dunia seni. Diskusi ini beneran to the point banget, fokusnya pada isu-isu krusial kayak representasi, kepengarangan, dan tanggung jawab institusional di dunia seni. Bayangin aja, mereka ngobrolin soal kehadiran perempuan dalam seni dari zaman baheula sampai sekarang, plus gimana sih struktur yang ada itu ngaruh ke akses, visibilitas, dan pengakuan mereka.

Yang bikin seru, diskusi ini nggak cuma ngasih satu narasi aja, tapi ngajak kita buat refleksi bareng. Gimana sih institusi, platform, dan sistem budaya bisa lebih aware sama ketidakseimbangan yang udah ada dari dulu, sambil aktif nyodorin dukungan buat masa depan yang lebih inklusif? Dari dunia fashion, fotografi, sampai museum, para pembicara ini nunjukin komitmen mereka buat bikin dialog, kepedulian, dan akuntabilitas di dunia seni jadi lebih baik.

HARUS BACA:  Tren Kecantikan Halal: Rahasia Tampil Cantik Sesuai Syariat

Panel yang satu ini emang sengaja dibikin buat jadi momen public conversation sekaligus pembuka festival. Tujuannya jelas, biar festival ini nggak cuma jadi ajang pamer karya, tapi juga momen buat kita bareng-bareng mikirin lagi peran perempuan yang luar biasa dalam membentuk pengetahuan budaya dan ekosistem artistik yang kita punya.

Siapa Aja Sih yang Ngobrolin Pentingnya Perempuan dalam Seni?

Alessia Glaviano: Otak di Balik PhotoVogue

Nah, kalau ngomongin PhotoVogue, pasti nggak lepas dari sosok Alessia Glaviano. Beliau ini adalah Kepala Global PhotoVogue dan Direktur PhotoVogue Festival. Udah gabung sama Vogue Italia dari tahun 2001, Alessia ini punya peran penting banget dalam membentuk identitas visual majalah itu sebelum akhirnya jadi Visual Director. Sejak PhotoVogue diluncurin secara global di tahun 2022, beliau yang pegang kendali, ngajak kolaborasi semua edisi Vogue, dan ngejagain misinya buat dukung pembuatan citra yang etis, inklusif, dan selalu up-to-date di berbagai media, mulai dari fotografi, video, sampai media baru.

Di bawah kepemimpinannya, PhotoVogue udah jadi platform paling hits di industri buat nyariin talenta baru dan yang udah ada, lewat panggilan terbuka global, program mentorship, dan proyek kuratorial. Terus, di tahun 2016, Alessia ini bikin PhotoVogue Festival, yang katanya festival fotografi fashion pertama yang punya kaitan sama publikasi mode besar. Fokusnya? Eksplorasi persimpangan antara etika dan estetika dalam budaya citra masa kini. Alessia juga rutin ngasih kuliah di berbagai negara dan jadi juri di banyak penghargaan dan festival fotografi besar. Pokoknya, dia aktif banget di percakapan global soal budaya visual, representasi, dan kepengarangan.

HARUS BACA:  Parfum Lokal Wangi Mewah, Harga Terjangkau!

Eksposisi Seni Visual: Mengupas Makna Tubuh Perempuan

Nggak cuma soal kepemimpinan, ada juga nih panel seni visual yang ngebahas dalem banget soal makna tubuh perempuan. Mereka melihat tubuh perempuan ini bukan cuma sekadar fisik, tapi sebagai ruang simbolis dan pengalaman hidup yang kompleks banget. Lewat berbagai medium kayak fotografi fashion, praktik dokumenter, citra terkonsep, sampai pendekatan konseptual, para seniman ini nunjukin kalau tubuh perempuan itu bukan penanda yang statis, tapi tempat di mana makna itu terus-terusan dibikin.

Apa Aja Sih yang Dieksplorasi?

Panel ini tuh kayak ngajak kita buat ngeliat gimana tubuh perempuan jadi arena tempat mitos, ritual, kerentanan, dan transformasi tuh nyatu. Lewat gestur performatif, arketipe, sampai pembangunan dunia visual yang matang, karya-karya mereka ini ngulik soal mitologi, ritual, dan keadaan emosional yang nyambung sama pengalaman hidup.

Gimana Transformasi Dilihat dari Kacamata Seni?

Transformasi di sini digambarin sebagai proses yang nggak pernah berhenti, yang dibentuk sama budaya, imajinasi, dan cara kita merepresentasikan diri sendiri. Di proses ini, kekuatan sama kerapuhan itu berdampingan, bikin tubuh jadi pembawa cerita dan kekuatan simbolis.

Siapa Aja Seniman yang Ikutan Pameran dan Diskusi?

Elizabeth Haust

Seniman visual, fotografer, dan sutradara asal Rusia yang sekarang ngekos di Praha dan Moskow. Karyanya di fotografi terkonsep dan film fashion itu kayak perpaduan sinematik, simbolisme, dan narasi psikologis. Sering banget pake tempat yang kayak ‘berhantu’ dan pencahayaan teatrikal buat ngulik soal identitas, memori, dan gimana kerentanan bisa ketemu sama kontrol.

HARUS BACA:  Bye-Bye Makeup Tebal! 5 Tren Makeup 2026 yang Bikin Wajah Auto Glowing & Kekinian!

Isabel MacCarthy

Basisnya di London, Isabel ini pake fotografi analognya buat bikin potret, dokumenter, dan fotografi terkonsep. Karyanya sering nyentuh tema cinta dan kehilangan, plus benang merah koneksi antara manusia sama alam.

Shannon Cavarocchi

Fotografer asal Oahu, Hawaii, yang sekarang menetap di Australia. Karyanya tuh nyentuh banget soal koneksi manusia sama lanskap, hewan, dan memori. Sering banget ngambil pengalaman pribadi buat ngulik emosi, trauma, dan penyembuhan.

Teresa Ciocia

Seniman yang lahir dan besar di Puglia, Italia, sekarang berbasis di Paris. Dari kecil udah suka banget sama dunia fashion, Teresa suka banget nge-highlight bentuk tubuh perempuan dan mainin cahaya buat nyiptain suasana yang misterius dan sensual. Fotografinya jadi cara dia nyatuin seni, fashion, dan realitas emosional.

Turkina Faso

Seniman visual berbasis di London yang kerja pake fotografi, teks, dan film. Dia ini lulusan dari banyak institusi keren, karyanya udah banyak dipublikasikan dan diulas internasional. Selain itu, dia aktif ngajar di London College of Fashion dan lagi ngerjain film panjang pertamanya.

Viridiana

Fotografer dan pencerita visual dari Mexico City. Karyanya dikenal punya kedalaman emosional dan estetika yang halus, bikin narasi visual yang intim dan jujur. Lewat fotografi dan audiovisual, dia ngulik soal identitas, persepsi diri, dan koneksi manusia.

Siapa yang Jadi Moderatornya?

Marco Pecorari

Beliau ini Profesor Madya Studi Mode dan Wakil Dekan Bidang Seni Liberal dan Riset di The New School Parsons Paris. Keahliannya luas, mulai dari politik arsip dan museum, sampai persimpangan teori kritis, media mode, performa, dan warisan budaya. Marco juga udah jadi editor beberapa buku penting di bidang mode dan kurator pameran seni.

PhotoVogue Festival: Bicara Serius Soal Perempuan & Seni, Ini yang Perlu Kamu Tahu! - image 1

Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
ID | EN