Model Rambut Pria

Inspirasi Model Gaya Rambut Mullet Pria Modern: Tampil Keren, Edgy, dan Maskulin ala Idol Pop

Inspirasi Model Gaya Rambut Mullet Pria Modern: Tampil Keren, Edgy, dan Maskulin ala Idol Pop - Featured

Halo Bro! Tren potongan rambut pria selalu mengalami siklus perputaran zaman. Gaya rambut Mullet yang sempat mendominasi budaya pop era 1970-an dan 1980-an kini kembali bangkit dengan transformasi yang jauh lebih modern, modis, dan digandrungi para idola pop hingga aktor ternama dunia!

Berbeda dengan versi lawas yang terlihat terlalu ekstrem, potongan Modern Mullet memadukan kerapian sisi samping kepala menggunakan teknik taper fade dengan rambut belakang yang dibiarkan menjuntai bertekstur menyentuh tengkuk leher. Gaya ini memberikan perpaduan kontras sempurna antara kerapian profesional di bagian depan dan kebebasan artistik di bagian belakang. Yuk, simak inspirasinya!

HARUS BACA:  Beyond Tren: Temukan Potongan Rambut Pria Idaman yang Memancarkan Aura Terbaikmu

Variasi Model Gaya Rambut Modern Mullet

1. Korean Textured Mullet (Wolf Mullet)

Variasi mullet paling populer di Asia saat ini. Rambut bagian atas dipotong berlayer acak dengan poni depan sedikit menutup alis, sementara bagian belakang dipotong trap halus tipis. Sangat cocok bagi pria berambut lurus maupun sedikit ikal.

2. Low Taper Fade Mullet

Gradasi samping yang meruncing halus (low taper) di area pelipis membuat potongan mullet terlihat sangat rapi dan bersih, sehingga aman dipakai ke kantor maupun kampus.

3. Curly / Wavy Mullet

Bagi pria yang memiliki rambut ikal alami, rambut ikal di bagian tengkuk leher memberikan volume dan tekstur alami yang sangat artistik dan karismatik.

4. Modern Mullet with Undercut Samping

Memberikan kontras tajam antara bagian samping yang dicukur sangat pendek dengan jambul dan ekor rambut belakang yang tebal.

Kontrol Trap Helai Ekor Belakang agar Tidak Mencuat Liar

Kunci potongan modern mullet yang memikat ada pada kehalusan teknik trap bertingkat di bagian ekor belakang leher. Jangan biarkan rambut belakang dipotong rata begitu saja karena ujungnya akan menekuk kaku ke samping saat menyentuh kerah baju. Mintalah kapster menerapkan teknik point-cutting di area 3 cm ujung ekor belakang untuk mengurangi beban helai rambut. Setelah keramas, aplikasikan satu tetes hair oil di ujung rambut belakang agar helaiannya tetap lentur lembut dan jatuh rapi mengikuti kontur tengkuk leher.

HARUS BACA:  Cara Merawat Rambut Rusak, Kering, dan Mengembang pada Pria

Tips Menata Rambut Mullet agar Tetap Keren Seharian

  • Gunakan Styling Powder atau Sea Salt Spray: Memberikan volume dan tekstur acak alami tanpa membuat rambut terasa lepek berminyak.
  • Keringkan Rambut ke Arah Depan dan Bawah: Sisir poni ke arah dahi dan biarkan ekor belakang jatuh alami di tengkuk.
  • Rutin Merapikan Sisi Samping: Cukur bagian samping setiap 3–4 minggu sekali agar bentuk fade tetap tajam.

Pertanyaan Seputar Gaya Rambut Mullet Pria (FAQ)

Apakah potongan mullet cocok untuk pemilik bentuk wajah bulat?

Cocok, asalkan rambut bagian samping dipotong sangat tipis (fade) dan rambut atas diberi sedikit volume jambul untuk memanjangkan proporsi wajah.

Berapa panjang rambut belakang yang ideal untuk modern mullet?

Panjang rambut belakang idealnya cukup menyentuh pangkal leher atau kerah kemeja bagian atas (sekitar 5 hingga 8 cm), jangan terlalu panjang menjuntai ke punggung.

Bagaimana cara merawat ekor rambut belakang agar tidak mencuat kaku?

Gunakan kondisioner setiap kali keramas dan oleskan setetes hair oil di ujung rambut belakang agar serat rambut tetap lentur lembut.

HARUS BACA:  Rekomendasi 7 Model Rambut Pria Terbaik yang Paling Keren dan Hits
Sudah dicek langsung oleh ahlinya
Fatmawati Tahir - Chief Editor & Master Hairstylist SalwaSalon

Fatmawati Tahir

Chief Editor & Master Hairstylist, SalwaSalon


“Saya udah baca tips di artikel ini sebelum tayang, supaya aman dan benar-benar cocok kamu coba di rumah.”

Lebih dari 20 tahun menata rambut, dari bangku pelatihan Rudy Hadisuwarno hingga mengajar sebagai educator & trainer di Makarizo Indonesia.

Kenalan dengan Fatmawati →
Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID | EN