Gaya Hidup & Kecantikan

Panduan Menerapkan Sustainable Fashion dalam Keseharian: Memilih Serat Alami, Merawat Pakaian Awet, dan Ramah Lingkungan

Fashion Berkelanjutan: Gaya Hidup yang Menginspirasi

Hai Bestie Salwa! Industri fesyen dunia tengah mengalami pergeseran besar menuju kesadaran lingkungan. Fenomena pakaian murah sekali pakai (*fast fashion*) yang cepat rusak dan mencemari lingkungan mulai ditinggalkan, digantikan oleh gerakan *sustainable fashion* atau fesyen berkelanjutan yang lebih beretika dan bijaksana.

Menerapkan gaya busana berkelanjutan tidak berarti kamu harus berhenti tampil modis atau membeli pakaian berharga selangit. Ini adalah tentang membangun hubungan yang lebih sehat dengan isi lemari pakaianmu: memilih kualitas di atas kuantitas, serta merawat pakaian yang kamu miliki agar awet bertahun-tahun. Yuk, simak langkah praktisnya!

HARUS BACA:  Alternatif Kreatif untuk Gaya Hijab Segi Empat: Peniti Cantik

1. Prioritaskan Pakaian Berbahan Serat Alami Organik

Kain yang terbuat dari serat katun organik, linen, tencel, dan sutra alami jauh lebih ramah di kulit dibanding serat sintetis poliester yang mengandung mikroplastik. Serat alami memiliki sirkulasi udara luar biasa baik dan tidak mudah menyimpan bau keringat.

2. Mulai Membangun “Capsule Wardrobe”

Koleksi 25 hingga 30 potong pakaian esensial berwarna netral yang memiliki potongan klasik dan mudah dipadupadankan. Dengan lemari kapsul, kamu tidak akan pernah kehabisan ide memadukan baju setiap pagi.

3. Rawat Pakaian dengan Cara Mencuci yang Benar

Mencuci pakaian dengan air dingin dan membalik pakaian ke dalam (*inside out*) saat mencuci melindungi serat kain dari kepudaran warna. Hindari mengeringkan pakaian dengan mesin pengering bersuhu tinggi yang merusak elastisitas kain.

4. Dukung Jenama Lokal Berkonsep Etis

Beli produk dari perajin dan jenama lokal yang menggunakan pewarna alami dan memberdayakan komunitas penjahit lokal dengan upah yang adil.

FAQ Seputar Sustainable Fashion

Apa keuntungan berbelanja baju dengan prinsip cost per wear (CPW)?

Membeli kemeja berkualitas seharga Rp300.000 yang dipakai 100 kali (CPW Rp3.000) jauh lebih hemat dibanding membeli baju murah Rp80.000 yang rusak setelah 2 kali pakai (CPW Rp40.000).

HARUS BACA:  Rahasia Aman Mewarnai Rambut Di Rumah: Tes Alergi Kulitmu

Bagaimana cara mendaur ulang pakaian lama yang sudah tidak muat lagi?

Kamu bisa mendonasikannya ke panti asuhan, menjualnya di platform thrift tepercaya, atau merombak potongannya (*upcycling*) menjadi tas jinjing belanja cantik.

Apakah kain tencel benar-benar lebih lembut dari katun biasa?

Ya. Serat tencel diproduksi dari bubur kayu terkelola lestari yang memiliki permukaan serat sangat halus dan memiliki sifat antibakteri alami.

Sudah dicek langsung oleh ahlinya
Fatmawati Tahir - Chief Editor & Master Hairstylist SalwaSalon

Fatmawati Tahir

Chief Editor & Master Hairstylist, SalwaSalon


“Saya udah baca tips di artikel ini sebelum tayang, supaya aman dan benar-benar cocok kamu coba di rumah.”

Lebih dari 20 tahun menata rambut, dari bangku pelatihan Rudy Hadisuwarno hingga mengajar sebagai educator & trainer di Makarizo Indonesia.

Kenalan dengan Fatmawati →
Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID | EN