Model Rambut Wanita

8 Model Rambut Wanita untuk Mengurangi Kerontokan karena Tarikan

8 Model Rambut Wanita untuk Mengurangi Kerontokan karena Tarikan - Featured

Melihat helaian rambut rontok di sisir atau bantal sering kali membuat cemas. Namun sebelum khawatir berlebihan, kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang setiap hari sering menjadi pemicu utamanya (*traction alopecia*). Beralih ke model rambut yang longgar membantu kulit kepala bernapas dan folikel rambut pulih secara alami.

Model rambut terbaik untuk membantu mengurangi kerontokan adalah tatanan rambut protektif bertekanan rendah (low-tension hairstyles) seperti smooth chignon longgar, braided bun, twisted ponytail, crown braid, hingga half bun. Penataan yang tidak menarik akar rambut secara berlebihan ini mampu meminimalkan risiko traction alopecia (kerontokan akibat tarikan) sekaligus melindungi ujung rambut dari gesekan pemicu patah.

Mengapa Cara Menata Rambut Memengaruhi Kerontokan?

Selain faktor stres dan nutrisi, mengikat rambut terlalu kencang memicu *traction alopecia*, yaitu kerontokan akibat tarikan berulang pada folikel rambut.

Jika tarikan berlanjut lama, akar rambut melemah dan rontok lebih dini. Beralih ke gaya rambut longgar membantu akar rambut kembali kuat.

8 Model Rambut Protektif untuk Membantu Mengurangi Kerontokan

8 Model Rambut Wanita untuk Mengurangi Kerontokan karena Tarikan - image 1

Berikut pilihan tatanan rambut yang elegan untuk aktivitas harian tanpa membebani akar rambut:

1. Smooth Chignon (Sanggul Rendah Longgar)

Gaya *smooth chignon* sangat direkomendasikan bagi kamu yang memiliki batang rambut rapuh atau ujung bercabang. Berbeda dengan sanggul klasik yang ditarik kencang di puncak kepala, *chignon* diletakkan rendah di area tengkuk sehingga beban rambut tertopang dengan nyaman dan ujung rambut terlindung di bagian dalam gulungan.

HARUS BACA:  7 Model Rambut Bob untuk Wajah Bulat jadi Tirus

Cara menata: Sisir rambut secara perlahan menggunakan sisir bergigi jarang, lalu ambil dua bagian rambut dari sisi kanan dan kiri untuk disatukan secara longgar di bagian tengkuk menggunakan *scrunchie* kain. Selipkan sisa ujung rambut ke arah dalam ikatan dan sematkan satu atau dua jepit tumpul (*bobby pin*) tanpa menekan kulit kepala.

2. Braided Bun (Sanggul Kepang Lembut)

Kuncir kuda rendah berbahan kain lembut memberikan alternatif praktis tanpa rasa tertarik di kulit kepala.

Cara menata: Ikat rambut secara longgar di bagian belakang bawah, lalu buat jalinan kepang tiga untai tanpa menariknya terlalu rapat. Lilitkan kepangan tersebut melingkari pangkal ikatan membentuk sanggul rendah, kemudian kunci posisinya dengan jepit rambut berukuran sedang.

3. Twisted Ponytail (Kuncir Pelintir Longgar)

Kepang samping longgar menjaga rambut tetap teratur dan bebas kusut saat beraktivitas di dalam maupun luar ruangan.

Cara menata: Arahkan rambut ke bagian belakang bawah leher, lalu bagi menjadi dua bagian besar. Putar atau pelintir masing-masing bagian secara lembut, kemudian jalin kedua pilinan tersebut menjadi satu kesatuan dan ikat bagian ujungnya menggunakan karet berbahan kain satin atau sutra.

4. Twisted Headband (Tatanan Aksen Bando)

Bagi kamu yang ingin menjaga rambut bagian depan agar tidak menutupi wajah tanpa menggunakan jepit besi yang tajam, tatanan *twisted headband* bisa menjadi solusi. Gaya ini memanfaatkan bando kain yang elastis untuk menahan rambut secara lembut.

Cara menata: Kenakan bando atau *headband* kain yang longgar melingkari kepala. Ambil helaian rambut di sisi pelipis, pelintir perlahan ke arah belakang, lalu selipkan ujungnya ke bagian dalam karet bando di belakang telinga.

5. Crown Braid (Kepang Mahkota Melingkar)

Gaya cepol samping longgar menghadirkan kesan rapi yang manis tanpa tekanan di area mahkota kepala.

Cara menata: Buat belahan tengah, lalu bagi rambut menjadi dua sisi kanan dan kiri. Jalin masing-masing sisi menjadi kepangan longgar dari bawah telinga, angkat melingkari bagian atas kepala menyerupai bando kepang, dan sematkan ujungnya dengan jepit rambut secara halus.

HARUS BACA:  Merayakan Keindahan Tekstur Alami Rambut Ikal Mengembang dengan Percaya Diri

6. Half Braid (Kepang Setengah Tergerai)

Jika kamu lebih nyaman membiarkan rambut tergerai namun ingin mengurangi gesekan pada rambut di area pelipis, *half braid* adalah pilihan yang seimbang. Sebagian besar rambut tetap bebas dari ikatan, sementara bagian depan tertata rapi.

Cara menata: Ambil sedikit bagian rambut dari sisi kanan dan kiri di atas telinga, buat kepangan kecil yang longgar pada masing-masing sisi, lalu satukan keduanya di bagian tengah belakang kepala menggunakan ikat rambut berbahan lembut.

7. Low-Tension Half Bun

Tatanan *half bun* longgar menjaga poni tetap rapi sekaligus membiarkan sebagian rambut terurai alami.

Cara menata: Pisahkan sepertiga bagian rambut atas secara longgar dengan jari tangan (hindari menarik garis belahan terlalu tegang dengan sisir rapat). Putar rambut tersebut membentuk bulatan kecil di bagian belakang kepala dan tahan menggunakan *claw clip* (jepit jedai) tumpul atau *scrunchie* kecil.

8. Loose Two Braids (Kepang Dua Longgar)

Mengepang rambut menjadi dua bagian yang longgar sangat efektif untuk mencegah rambut kusut dan patah akibat gesekan, baik saat kamu berolahraga ringan maupun saat tidur di malam hari.

Cara menata: Belah rambut menjadi dua bagian sama rata di tengah, lalu jalin kepang mulai dari area bawah telinga hingga ke ujung rambut. Pastikan bagian dekat kulit kepala dibiarkan kendur, dan ikat ujung kepangan menggunakan pengikat rambut berbahan kain halus.

Catatan Pakar — Fatmawati Tahir: “Perhatikan tanda peringatan dini dari kulit kepalamu. Jika kamu merasakan sensasi nyeri, ketarik, atau pusing saat mengikat rambut, serta muncul rasa perih di kulit kepala saat ikatan dilepas pada sore hari, itu tandanya ikatan rambutmu terlalu kencang dan berisiko merusak folikel. Selalu beri jeda minimal satu jari yang bisa masuk dengan mudah di sela pangkal ikatan rambut.”

Tips Tambahan Merawat Rambut Rapuh dan Mudah Rontok

Selain menerapkan model penataan yang longgar, dukung kekuatan helai rambutmu dengan kebiasaan perawatan harian berikut:

  • Ganti Karet Pengikat Rambut: Hindari penggunaan karet gelang biasa atau pengikat rambut yang memiliki sambungan logam karena dapat menjepit dan memutuskan helai rambut. Beralihlah ke *scrunchie* berbahan satin, sutra, atau *spiral hair tie*.
  • Hindari Mengikat Rambut Saat Basah: Rambut yang berada dalam kondisi basah memiliki elastisitas yang sangat rentan dan jauh lebih mudah patah jika ditarik atau diikat. Keringkan rambut terlebih dahulu dengan menepuknya menggunakan handuk *microfiber*.
  • Variasikan Posisi Ikatan Setiap Hari: Jangan mengikat atau menjepit rambut di titik yang persis sama setiap hari agar area batang rambut tersebut tidak mengalami kelelahan struktural.
HARUS BACA:  Inspirasi Potongan Rambut Pendek Bob Polwan yang Fresh dan Rapi: Solusi Tampil Elegan, Praktis, dan Awet Muda

Suka Ditanyakan (FAQ)

Apakah mengikat rambut setiap hari pasti menyebabkan kebotakan?

Mengikat rambut setiap hari tidak akan langsung menyebabkan kebotakan asalkan dilakukan secara longgar menggunakan pengikat berbahan lembut. Kerontokan di garis rambut (*traction alopecia*) umumnya terjadi akibat kebiasaan menarik rambut terlalu kencang secara terus-menerus dalam jangka waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Bagaimana cara menata rambut saat tidur agar tidak mudah rontok dan patah?

Biarkan rambut tergerai di atas sarung bantal berbahan satin atau sutra untuk meminimalkan gesekan, atau jalin rambut menjadi kepang dua yang sangat longgar (*loose two braids*) tanpa mengikat pangkalnya.

Aksesori rambut apa yang paling aman untuk rambut tipis dan mudah rontok?

*Scrunchie* berbahan sutra atau satin serta jepit *claw clip* dengan gigi yang tumpul dan halus adalah pilihan aksesori paling aman karena tidak menciptakan tekanan terpusat pada satu titik batang rambut.

Kapan rambut rontok perlu mendapatkan perawatan intensif di salon atau dokter?

Jika kerontokan melebihi 100 helai per hari secara konsisten, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit atau lakukan perawatan nutrisi akar rambut.

Rawat Kekuatan dan Kesehatan Rambutmu Bersama Salwa Salon

Memilih tatanan rambut yang lembut adalah bentuk kepedulian sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan mahkota kepalamu dalam jangka panjang. Jika rambutmu terasa semakin rapuh, kering di bagian ujung, atau membutuhkan relaksasi kulit kepala untuk melancarkan sirkulasi darah ke folikel, jangan ragu menjadwalkan sesi perawatan *hair spa* dan *creambath* khusus rambut rontok di Salwa Salon!

Sudah dicek langsung oleh ahlinya
Fatmawati Tahir - Chief Editor & Master Hairstylist SalwaSalon

Fatmawati Tahir

Chief Editor & Master Hairstylist, SalwaSalon


“Saya udah baca tips di artikel ini sebelum tayang, supaya aman dan benar-benar cocok kamu coba di rumah.”

Lebih dari 20 tahun menata rambut, dari bangku pelatihan Rudy Hadisuwarno hingga mengajar sebagai educator & trainer di Makarizo Indonesia.

Kenalan dengan Fatmawati →
Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *