Model Rambut Pria

15 Variasi Gaya Rambut Modern Mullet Pria: Pilihan Potongan Rapi, Maskulin, dan Berkarakter ala Bintang Asia

15 Model Rambut Mulet yang Keren, Tampan seperti Idol K- Pop

Hai Bro dan Bestie Salwa! Gaya rambut mullet yang identik dengan potongan pendek di bagian depan dan samping serta memanjang di bagian tengkuk leher (*business in the front, party in the back*) kini telah berevolusi menjadi tren tata rambut modern yang sangat berkelas di kalangan pria Asia. Sentuhan teknik guntingan barbershop terkini mengubah potongan retro ini menjadi gaya rambut yang penuh percaya diri dan maskulin.

Daftar Isi

Kunci keberhasilan gaya rambut modern mullet terletak pada keseimbangan transisi trap layer yang halus sehingga tidak terlihat terlalu ekstrem. Yuk, intip 15 variasi potongan modern mullet yang bisa kamu jadikan referensi gaya rambut barumu!

1. Low Fade Modern Mullet: Rapi dan Bersih

Gradasi tipis hanya pada cambang bawah yang memadukan kerapian modern dengan ekor rambut bertekstur santai di belakang leher.

2. Korean Wolf Mullet: Layer Mengalir Dinamis

Mengandalkan guntingan trap shaggy bertingkat yang memberi volume alami pada mahkota rambut kepala atas.

3. Textured Crop Mullet dengan Poni Rata

Poni depan dipotong pendek bertekstur rata berpadu kontras manis dengan juntaian rambut tengkuk leher.

4. Curly Hair Mullet: Menonjolkan Keindahan Ikal

Potongan ideal untuk pria berambut ikal agar rambut belakang tidak terlihat berantakan melainkan bertekstur artistik.

5. Slicked Back Mullet: Nuansa Formal Retro

Rambut atas disisir ke belakang menggunakan pomade berdaya rekat fleksibel untuk acara formal.

6. Drop Fade Mullet: Garis Gradasi Melengkung

Gradasi samping yang melengkung turun mengikuti lekuk telinga hingga ke belakang leher.

HARUS BACA:  8 Cara Merawat Rambut Rontok dan Kering Secara Alami: Rahasia Batang Rambut Kuat, Lembut, dan Bebas Kusut

7. Asymmetrical Mullet: Unik dan Berani Beda

Variasi panjang poni yang sedikit miring untuk pria yang menyukai gaya artistik eksperimental.

8. Two Block Mullet

Mengombinasikan undercut di sisi dalam dengan layer mullet yang menjuntai di bagian luar.

9. Mullet dengan Poni Comma Hair

Menata poni depan melengkung ke dalam ala Korea dipadukan dengan rambut belakang panjang.

10. Spiky Top Mullet: Dinamis Penuh Energi

Rambut atas ditata meruncing acak menggunakan hair wax matte.

11. Mid Taper Mullet

Transisi taper sedang yang sangat ramah untuk lingkungan kerja kantor.

12. Shaggy Messy Mullet

Tampilan acak kasual santai sehabis bangun tidur yang mudah ditata dengan jari tangan.

13. Undercut Mullet: Batas Garis Kontras

Sisi pelipis dicukur bersih menyisakan rambut atas dan belakang yang tebal berkarakter.

14. Soft Asian Mullet

Panjang rambut belakang yang tidak terlalu panjang (hanya sebatas kerah baju) untuk pemula yang baru mencoba.

15. Bleached Tip Mullet

Sentuhan pewarnaan pirang tipis di ujung helaian rambut ekor belakang untuk aksen visual yang memikat.

HARUS BACA:  Inspirasi Gaya Monokrom untuk Tampil Chic dan Minimalis

FAQ Seputar Gaya Rambut Modern Mullet

Berapa panjang rambut minimal yang dibutuhkan untuk membentuk potongan mullet?

Sebaiknya biarkan rambut bagian belakang tumbuh minimal 6 hingga 8 cm agar kapster barbershop dapat membentuk proporsi ekor mullet yang proporsional.

Produk penata rambut apa yang paling cocok untuk styling modern mullet sehari-hari?

Gunakan *styling powder* di bagian atas rambut untuk menambah volume dan sedikit *matte clay* di bagian ujung rambut belakang.

Bentuk wajah apa yang paling cocok dengan potongan rambut mullet?

Sangat ideal untuk bentuk wajah lonjong, oval, dan segitiga karena volume rambut samping dan belakang menyeimbangkan garis dagu.

Sudah dicek langsung oleh ahlinya
Fatmawati Tahir - Chief Editor & Master Hairstylist SalwaSalon

Fatmawati Tahir

Chief Editor & Master Hairstylist, SalwaSalon


“Saya udah baca tips di artikel ini sebelum tayang, supaya aman dan benar-benar cocok kamu coba di rumah.”

Lebih dari 20 tahun menata rambut, dari bangku pelatihan Rudy Hadisuwarno hingga mengajar sebagai educator & trainer di Makarizo Indonesia.

Kenalan dengan Fatmawati →
Bagikan Artikel ini:
ID | EN