Hijab & Modest Fashion

Trik Merapikan Jilbab Tanpa Setrika: Tips Praktis dan Cepat untuk Anak Kos dan Traveling

Lupa bawa setrika, cara anak kos bikin jilbab jadi rapi cuma paka

Hai Bestie Salwa! Pernahkah kamu mengalami momen darurat di kamar kos atau saat bepergian traveling ke luar kota: harus segera menghadiri acara penting atau kuliah pagi, tapi jilbab andalanmu kusut berlipat-lipat dan kamu tidak membawa setrika listrik? Atau mungkin aliran listrik di kosan mendadak padam?

Kepanikan seperti ini adalah mimpi buruk bagi hijabers, karena jilbab yang kusut di bagian dahi akan susah sekali dibentuk tegak dan membuat penampilan terlihat tidak rapi. Tapi tenang, Bestie! Ada banyak trik cerdas merapikan kain jilbab secara darurat memanfaatkan peralatan sederhana di sekitarmu. Yuk, intip trik penyelamat berikut ini!

HARUS BACA:  Rahasia Awet Muda: 7 Ritual Kecantikan Tradisional Tiongkok yang Wajib Dicoba

Trik Cerdas Merapikan Jilbab Kusut Tanpa Setrika

1. Manfaatkan Panas Hair Dryer (Pengering Rambut)

Jika kamu membawa atau memiliki hair dryer, ini adalah pengganti setrika yang paling efektif! Gantung jilbabmu di hanger, basahi sedikit area lipatan kusut dengan cipratan air bersih, lalu hembuskan udara panas hair dryer dari jarak 10 cm sambil menarik kain ke arah bawah hingga serat kainnya kembali licin.

2. Gunakan Botol Kaca atau Tumbler Berisi Air Panas

Manfaatkan botol kaca tebal atau botol stainless steel yang diisi dengan air mendidih dari dispenser. Tutup botol rapat-rapat, lap bagian luarnya hingga kering, lalu gunakan bagian silinder botol untuk digulung atau digosokkan di atas kain jilbab layaknya sebuah setrika uap mini.

3. Manfaatkan Uap Air Panas di Kamar Mandi (Shower Steam)

Saat kamu mandi air hangat, gantung jilbab kusutmu di sudut kamar mandi yang kering dan tutup pintu rapat-rapat. Uap air panas yang memenuhi ruangan akan merelaksasi serat-serat kain jilbab yang berkerut dan membuatnya jatuh lurus alami.

HARUS BACA:  Inspirasi Padu Padan Hijab Warna Sage Green yang Kalem dan Elegan: Trik Tampil Manis, Modis, dan Kekinian

4. Trik Menyelipkan di Bawah Kasur Sebelum Tidur

Cara klasik yang sangat manjur! Bentangkan jilbabmu secara rapi dan rata di bawah kasur busa atau sprei sebelum kamu tidur di malam hari. Beban tekanan tubuh selama tidur akan “mengepres” kain jilbab hingga rapi tanpa kerutan di pagi hari.

Pilihan Bahan Hijab Anti Kusut yang Wajib Dibawa Traveling

  • Hijab Voal Watersplash / Ultrafine: Seratnya padat dan tidak mudah membekas garis lipatan.
  • Pashmina Kaos Rayon Modal: Sangat lentur, elastis, dan sama sekali tidak memerlukan proses setrika.
  • Hijab Bahan Crinkle Airflow: Memiliki tekstur kerut alami yang unik, sehingga semakin tidak disetrika justru semakin terlihat cantik dan modis!

Pertanyaan Seputar Merapikan Jilbab Tanpa Setrika (FAQ)

Apakah catokan rambut bisa digunakan untuk menyetrika garis jilbab yang kusut?

Bisa untuk bagian dahi jilbab saja, asalkan suhu catokan diatur pada level paling rendah dan dilapisi selembar kain katun tipis agar bahan jilbab tidak meleleh atau berlubang.

Bagaimana cara melipat jilbab di koper agar tidak kusut saat bepergian?

Gunakan teknik menggulung (*rolling*), bukan melipat bertumpuk! Menggulung kain jilbab mencegah terciptanya garis-garis lipatan tajam di dalam koper.

HARUS BACA:  Kisah Inspiratif Nurhayati Subakat: Membangun Pelopor Kosmetik Halal

Cairan apa yang bisa disemprotkan untuk membantu melicinkan kain jilbab?

Campuran sedikit pelembut pakaian (fabric conditioner) dengan air bersih di botol spray mini bisa disemprotkan ringan untuk melepaskan kerutan serat kain seketika.

Sudah dicek langsung oleh ahlinya
Fatmawati Tahir - Chief Editor & Master Hairstylist SalwaSalon

Fatmawati Tahir

Chief Editor & Master Hairstylist, SalwaSalon


“Saya udah baca tips di artikel ini sebelum tayang, supaya aman dan benar-benar cocok kamu coba di rumah.”

Lebih dari 20 tahun menata rambut, dari bangku pelatihan Rudy Hadisuwarno hingga mengajar sebagai educator & trainer di Makarizo Indonesia.

Kenalan dengan Fatmawati →
Bagikan Artikel ini:
ID | EN